Kubaca wajahmu

Kubaca wajahmu
Saat kaca jendela diembuni gerimis
Alismu menuliskan jalanan
Jejakjejak dan suara sepatu

Kunyanyikan ketukannya
Satu dua merupa degup
Tiga empat terdengar gugup

Kubaca wajahmu
Saat harum kopi meruap di udara
Senyummu menyalin cerita kemarin

Satu dua baris merupa fana
Tiga empat sisanya fatamorgana

Di kepalaku yang buku
Lembaran lusuh itu semua tentangmu.

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s