Saya rindu waktu luang, tuhan

Saya rindu waktu luang, tuhan
Waktu untuk menggambar awan
Dengan bentuk-bentuk bingung
Juga warna warni lembayung.

Di kamar saya
Jam dinding punya jarum delapan
Bergerak sangat cepat
Tak sabar saling melupakan.

Saya butuh waktu luang, tuhan
Waktu untuk membujuk harapan
Ia mulai berkemas dari dada
Pergi menuju entah.

Dalam kepala saya
Kesedihan masih terlalu muda
Belum cukup umur mengembara
Meski sudah mahir menggambar airmata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s